Panduan Lengkap Memilih Kapasitas Crane yang Tepat untuk Proyek Konstruksi
Hindari risiko over-capacity atau bahaya tipping. Pelajari cara membaca load chart, radius kerja boom, dan perhitungan daya dukung tanah sebelum menyewa crane.
Memilih kapasitas derek (crane) yang tepat bukan sekadar mencocokkan berat beban dengan kapasitas nominal crane di brosur. Kesalahan perhitungan dalam lift engineering dapat berakibat fatal pada keselamatan kerja dan pembengkakan anggaran proyek.
1. Memahami Load Chart (Tabel Beban)
Kapasitas nominal crane (misal 50 Ton) umumnya hanya berlaku pada radius kerja minimum (sekitar 3 meter dari titik pusat crane) dengan sudut boom paling tegak. Semakin panjang boom diulur dan semakin jauh radius kerja (working radius), kapasitas angkat crane akan menurun drastis.
2. Faktor Penambah Berat (Rigging Deductions)
Saat menghitung total kapasitas angkat, jangan lupa menambahkan berat hook block, spreader bar, wire rope sling, shackle, dan berat boom tip extension ke dalam total beban bruto.
3. Daya Dukung Tanah & Outrigger Pad
Setiap crane menyalurkan gaya tekan ribuan kilogram per sentimeter persegi melalui outrigger-nya ke tanah. Pastikan selalu menggunakan landasan pelat baja (steel road plate) tebal 25mm jika bekerja di area tanah lunak atau berpasir.
Diterbitkan oleh Tim HSE & Engineering CV. Berkah Ryan
CV. Berkah Ryan berkomitmen membagikan wawasan teknis seputar keselamatan kerja, regulasi K3 Kemnaker, dan efisiensi sewa alat berat crane di Indonesia.